Penangkaran Jalak Suren Raup 200 Juta Perbulan

Penangkaran Jalak Suren Raup 200 Juta Perbulan —  Salah satu penangkaran di daerah klaten berhasil menangkarkan jenis burung jalak suren dengan meraup omset hingga 200 juta perbulan. Dasamping karena banyaknya permintaan dari masyarakat, bisnis yang di mulai pada awal tahun 2014 ini kini di ikuti oleh sekitar 80 Kepala keluarga. Dengan harga anakan sekitar 500 ribu hingga usia dewasa sekitar 1,5 tahun mencapai 2 hungga 3 juta rupiah.

Jalak suren (Sturnus contra) atau jalak uren adalah spesies jalak yang ditemukan di Anakbenua India dan Asia Tenggara. Burung-burung ini biasa ditemukan dalam kelompok kecil di kaki lembah dan di dataran rendah. Jalak suren acapkali dijumpai di kota atau perdesaan, meskipun mereka tak seberani burung kerak ungu. Jalak suren memiliki beberapa variasi bulu dalam populasinya, dan sampai saat ini sudah teridentifikasi lima subspesiesnya.

Gambar-Jalak-Suren

Jalak ini berukuran sedang, berwarna hitam dan putih. Adapun perbedaan jantan dan betina terdapat pada panjang badan, kulit di sekeliling mata, bulu, ekor, dan jari-jari kaki. Seperti burung pengicau lainnya, jalak suren memiliki kaki berjenis anisodaktil di mana tiga jari menghadap ke depan dan satu jari menghadap ke belakang. Ia memilih tempat tinggal di dekat air, yakni di lubang pohon dan biasa mencari makan di tanah. Tak jarang burung ini turun ke air untuk mencari makan. Dalam sebuahsarang, biasanya diisi empat sampai enam telur biru mengkilap yang polos. Telur menetas setelah 14-15 hari. Mereka menghasilkan berbagai kicauan dengan suara yang jernih. Inilah sebab burung ini banyak dicari pecinta burung. Lain halnya dengan Sema Naga, sebuah suku Naga Besar di India. Mereka percaya burung ini reinkarnasi manusia, sehingga mereka tidak mau memakan burung ini. Namun, burung ini juga dijadikan perlambang burung jinak penjaga rumah. Diketahui, jika ada orang yang datang ke rumah, ia akan berkicau dengan nyaring dan bervariasi. Agar burung ini tetap rajin berkicau, hendaknya burung ini dipelihara bersama jalak hitam.

IUCN memasukkan spesies ini termasuk LC (Risiko Rendah). Sebenarnya, di Indonesia, pada tahun 70-an, burung ini masih dapat ditemui di Pulau Jawa. Oleh karena penggunaan pestisida yang berlebihan, maka spesies ini mulai berkurang. Untuk mencegah kelangkaan spesies, maka burung ini sudah mulai ditangkarkan. Walaupun sudah ditangkarkan, sebab lain kelangkaan ini adalah pengembangbiakan masih sulit dilakukan.

Kunci Utama Keberhasilan Penangkaran Jalak Suren

Gambar-burung-jalak-suren

“Kunci utama penangkaran Jalak Suren adalah menyamakan birahi,”  disaat Jalak Suren yang siap berproduksi menghasilkan anakan.

Disamping perawatan lebih mudah tidak seperti burung Murai Batu atau Cucak Rowo dan tidak mudah stress, tentu saja perjodohannya lebih mudah karena kita bisa menerapkan sistem koloni dimana mereka bebas mencari pasangannya sendiri. “Kalau pemberian jangkrik rutin setiap hari sejak kecil, umur 8 bulan sudah bisa birahi. Tanda-tanyanya sudah rajin berkicau dan kalau kita mendekati kandang penangkaran tidak gerabakan,”.

Merawat Jalak Suren

Jalak-Suren-6

Merawat Jalak Suren dari trotolan diharapkan bisa dilatih untuk meniru kicauan burung lain. Burung Jalak Suren bisa mengeluarkan suara seperti peluit, mendengung, bergetar dan bahkan juga ucapan manusia. Tidak sedikit para penghobi yang memilih burung yang satu ini sebagai satwa peliharaan di rumah. Perawatan Jalak Suren relatif mudah, dan tidak butuh penanganan ekstra.

Baca artikel sebelumnya : Racikan Kolibri Biar Gacor

Sementara yang mesti dicermati ketika merawat Jalak Suren yaitu : kebersihan kandang mesti terus dikontrol lewat membersihkan kotoran pagi dan petang, mengganti pakan voer di wadah setiap 3 hari sekali, mengganti air minum tiap hari, memberi makanan suplemen berupa buah-buahan dan jenis-jenis serangga dan juga memandikannya.

Berikut Perbedaan Jalak Suren Jantan Dan Betina Untuk Bibit

dsc00016

Ciri-ciri Jalak Suren Jantan

Ukuran tubuh relatif lebih besar.

Bentuk tubuh lonjong dan panjang.

Kepala relatif besar dan bulat.

Paruh panjang dan kokoh.

Bulu yang terdapat di kepala, punggung dan dada berwarna hitam mengkilap.

Warna yang ada di kulit bagian atas mata terlihat lebih jelas dan cerah.

Bulu putih di bagian bawah tubuh terlihat lebih bersih.

Ekor relatif panjang dan bulunya menyatu.

Jemari kaki lebih kokoh dan panjang.

Saat jambul kepala mengembang terlihat lebih panjang dan melebar.

Foto-Jalak-Suren-Jantan-Vs-Betina

Ciri-ciri Jalak Suren Betina

Ukuran tubuh cenderung kecil.

Tubuh berbentuk bulat dan cenderung pendek.

Kepala cenderung ramping.

Paruh lebih pendek.

Bulu berwarna putih di tubuh bagian bawah terlihat kusam.

Warna hitam dan putih terlihat lebih kusam.

Warna di kulit bagian atas lebih pucat dan memudar.

Ekor cenderung pendek dan halus.

Jari kaki lebih pendek.

Jambul kepala cenderung pendek dan tidak lebar.

Semoga artikel diatas bermanfaat untuk para pembaca. Terimakasih telah berkunjung ke masterburungkicau.com.