Burung Ciung Batu

Burung Ciung Batu — masterburungkicau.com. Banyak mencari artikel mengenai jenis burung ciung yang baik ubtuk di pelihara. Selain kicauan yang unik, seperti hanyla burung beo ada beberapa klasifikasi jenis burung ciung yang ada di indonesia. Ciung-batu kecil (bahasa Latin: Myophonus glaucinus) adalah spesies burung dari keluarga Turdidae, darigenus Myophonus. Burung ini merupakan jenis burung pemakan katak, jengkerik, kumbang, kutu pohon, siput, buah keci yang memiliki habitat di hutan perbukitan, pegunungan, dekat sungai besar, retakan batu/gua di hutan lebat, tersebar pada ketinggian 400-2.400 m dpl.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ciri-ciri Dan Corak Burung Ciung

Ciung-batu kecil memiliki tubuh berukuran agak besar (25 cm)

Ras Jawa glaucinus:

Ciung-mungkal-Jawa

Burung jantan: tubuh biru tua, lebih suram dan hitam di bagian bawah.

Burung betina: lebih suram. Perbedaan dengan Ciung-batu siul: paruh hitam, bulu tidak berkelip. Iris coklat, paruh hitam, kaki coklat tua.

Ras Kalimantan borneensis:

Burung jantan: keunguan tua.

Burung betina: coklat tua.

Ras Sumatera castaneus:

Ciung-mungkal-Sumatera

Burung jantan: mahkota, tengkuk, dagu, tenggorokan, dada biru ungu tua; berubah menjadi coklat berangan di perut dan penutup ekor bawah; ekor, mantel, sayap coklat berangan, pundak biru terang.

Burung betina: coklat berangan. Makan di atas tanah, keluar ke tempat terbuka. kembali ke tumbuhan lebat saat terganggu.

Cingcoang-Sulawesi

Sarang berbentuk cawan besar, dari potongan daun pakis, lumut, akar, diletakkan pada celah batu di tepi sungai atau bagian tengah paku Asplenium. Telur berwarna agak merah jambu, berbintik merah jambu gelap, jumlah 2 butir. Berbiak bulan November, Desember, Mei.salam