Perbedaan Fisik Murai Baru Medan Dan Aceh

Perbedaan Fisik Murai Baru Medan Dan Aceh — masterburungkicau.com.Sahabat pecinta burung murai, ada 6 jenis murai batu yang populer di Indonesia, diataranya medan, murai batu aceh, muraibatu lampung super, murabatu jambi, murai batu kalimantan.Dari kesemuanya memiliki ciri fisik yang sangat menonjol.Salah satu ciri fisik yang paling kelihatan adalah dari bentuk ekor murai batu  dari masing masing daerah itu sendiri.Untuk dapat membedakannya sahabat dapat membaca artikel berikut ini tentang Perbedaan Fisik Murai Batu Medan dan Murai Batu Aceh.

Perbedaan Ekor Murai Batu Medan dan Murai Batu Aceh.

murai batu medan memiliki bentuk corak berbeda

murai batu medan memiliki bentuk corak berbeda

Ciri Fisik dan Suara Murai Batu Medan 

Murai Batu Medan sebenarnya bukan berasal dari kota medan, Namu berasal dari daerah Tapanuli Selatan.

1.Bentuk badan ( body ) besar namun proporsional karena body nya panjang ( body besar dan panjang ) sehingga terlihat atletis .

2.Warna hitam di bulunya terlihat legam dan mengkilat namun di daerah kepala ,terlihat berwarna hitam namun bersemburat warna kebiru biruan ( kalau terkena sinar ( lampu ) bahkan akan tampak lebih jelas bila terkena sinar matahari siang.

3.Kakinya berwarna merah kehitaman ( kalau muda ) dan bila sudah dewasa atau tua , warna sisiknya di kaki akan cenderung berwarna hitam.
Tapi ada juga yang berwarna hitam legam , tetapi di setiap habitat Murai batu pasti terdapat / pernah di temukan jenis yang berkaki hitam legam , baik murai batu Lampung, Kalimantan Aceh ,JAmbi , Padang dsb )
selain itu bentuk kakinya MB medan bila dewasa dan tua akan menyerupai seperti lekuk sisi buah belimbing sering di sebut kaki belimbing dan terlihat gepeng .

4.Di badannya terdapat tanda bercak bercak berwarna putih yang biasanya bentuknya seperti bulatan ( besar atau kecil ) , bukannya di seluruh badannya penuh dengan bulatan bulatan putih seperti BLOROK.
biasanya bercak putih tersebut terdapat di sekitar daerah pangkal ekor dan pangkal paha kaki yang mendekati pangkal ekor.

5.Umumnya Murai batu yang di sebut murai medan memiliki kemampuan untuk membuka tutup ekor putihnya seperti kipas namun dengan gerakan yang dinamis serta cepat namun masih dapat terlihat dengan mata manusia yang memandang nya secara fokus.Namun MB dari daerah / teritorial yang lain pun khususnya dari daerah Aceh juga ada yang mempunyai sifat dan kemampuan memainkan ekor putihnya seperti kipas juga. Bahkan dahulu saya pernah melihat ada MB borneo yang mampu membuka tutup ekor putinya juga ( KIPAS ).

Namun bedanya , MB yg di sebut MB medan dengan MB yang berasal dari teritorial daerah lain adalah : MB medan mayoritas rata rata nya memiliki sifat dan mampu ber KIPAS seperti itu sedangkan MB yang berasal dari teritorial daerah lain hanya memiliki beberapa burung saja yang mampu seperti itu ( me NGIPAS ).

Jadi sepertinya MB yang mampu berkipas adalah MB yang memiliki kelebihan dalam mental petarungnya.
Tapi harus juga di perhatikan juga bahwa prosesnya Murai batu saat memainkan ekor putihnya ( ngipas) biasanya di lakukan oleh si murai batu disaat saat awal emosi nya mulai merasa terpancing dan saat saat mendekati klimaks kemarahannya ( memuncak ) disaat terpancing dengan mendengar atau melihat musuhnya ( murai batu ) lainnya , maka MB tersebut akan membuka kemarahan awalnya dengan mengipas ekor putihnya.dan kemudian biasanya akan di ikuti dengan suara tretektretek atau kicauan marah yang juga terkadang kemudian di ikuti dengan peristiwa Murai Batu mulai berkicau dan memainkan ekornya NAIK TURUN dengan di ikuti dengan Membusungkan dada nya yang terkadang menyerupai seperti bentuk kepala ular .

6. Murai batu Medan rata rata memiliki Vokal suara dasarnya yaitu suara yang besar ( ngebas ) dan keras . Biasanya terdengar dari alunan kicauannya saat mengeluarkan suara suara alam dan hutannya.Namun Murai batu ini terkenal pintar meniru suara burung lain sehingga terkadang walau suara nya besar dan ngebas namun saat dia mampu meniru suara yang lain akhirnya bunyi tembakan serta crecetannya menjadi nyaring sekali dan terdengar sangat bagus.Ini dapat kita perhatikan dan amati saat MB ini mengalunkan suara alamnya seperti suara tembakan air terjunnya yang panjang dan terkesan bergulung ( nge Roll ).
Sementara suara bas nya akan indah terdengar saat dia berkicau suara hutannya yaitu suara siamang atau beruk hutan yang memang terdengar sangat keras dan panjang berulang ulang tapi intonasi suaranya bertipe nge bas.BAca juga Mengenai : Pola perawatan Harian Mura Batu.salam